Senin, 18 September 2017

Sebut saja HATI

Selalu seperti ada yang terbawa.
Tapi tidak selamanya.
Beberapa waktu kemudian, yang terbawa itu juga (selalu) kembali lagi pada yang ter-ambil. Barangkali terbawa angin  atau memang suratan takdir.

Air mata tidak akan mengalir selamanya
Ia akan terhapus, berganti bahagia.
Barangkali begitulah adanya...
Dermasandi, 18 Sept 2017 (22.09)

Kamis, 31 Agustus 2017

JANGAN NYINYIR BEGITU!!

Jika masih ingin bersama, bicara saja! Jangan nyinyir begitu..
Barangkali, Sebenarnya kita punya rasa dan keinginan yang sama.
Tapi, Barangkali kenyataan berkata sebaliknya, ya tetap saja Jangan nyinyir begitu! Karena Peduli tidak semenyakitkan itu!

1 September 2017
(Sisa marah semalam)

COBA BACA LAGI! RESAPI LAGI!

Jangan rusak nafsu makanku dengan tulisan bernada nyinyir itu
Tulisan yang tidak aku mengerti Apa dasarnya, apa masalahnya
Berhenti saling mengurusi
Toh aku sudah memilih diam tidak perduli
Apapun yang kamu lakukan bukan urusanku lagi
Begitupun sebaliknya
Berhenti mengurusiku, karena aku sedang susah payah menggemukan badan.

Jika masalahmu soal tulisan2ku, coba pikir lagi, resapi lagi tentang siapa tulisan2 itu?! Herrrrrr... Ahh aku benar2 marah. Kamu begitu menyebalkan. Semoga saja aku bisa berhenti menjadikanmu inspirasi dalam setiap tulisan-tulisanku!!

Jika masalahmu bukan soal tulisan, maka tolong BERHENTI MENGURUSIKU! Aku juga tidak perduli seberapa BUSUKNYA kamu! Dulu atau sekarang! Berapa perempuan yang kamu dekati? Aku tidak perduli!!!! BODO AMAT!!! HERRRRRR...
Sung SEWOOTTTTTTTT!!!!!!!!

Rabu, 16 Agustus 2017

KAMU

KAMU. Hanya bagian dari duniawi yang (katanya) tidak perlu dipertahankan sampai hampir mati begini.

Jumat, 21 Juli 2017

Untuk apa?

Untuk apa membahas yang telah lalu
Jika kita sudah sama-sama melangkah maju
Sepertinya hanya akan kembali membuat pilu
Kembali menumbuhkan rindu

~muhibah.m~

Selasa, 27 Juni 2017

Inginku...

Bicara dari hati ke hati itu perlu. Meskipun barangkali sudah tidak ada hati lagi.
Lewat  tulisan ini, ingin aku menyampaikan keinginan terdalam. Barangkali kamu sempat membacanya.

Ya, soal perasaan kita. Orang bilang, sebenarnya perasaan kita masih sama, sama seperti dulu. Apa iya?
Rasanya ingin aku buktikan apa kata mereka itu.
Aku ingin bicara denganmu, dari hati ke hati. Kita saling jujur dengan perasaan masing2. Apa asumsi orang harus kita iyakan atau kita klarifikasi.
Aku ingin bicara se jujur jujurnya, tanpa ada sedikitpun yang aku tutupi. Aku juga ingin mendengarmu bicara se jujur jujurnya tanpa harus ada yang disembunyikan.

Bagaimana?
Aku ingin sekali.

Tidak.. Tidak..
Kita bicara Bukan untuk menghancurkan hubunganmu dengan seseorang yg ada disampingmu sekarang.
Bukan juga untuk melanjutkan kisah kita dulu.
Tidak. Sama sekali tidak.
Hanya ingin meluruskan apa kata orang2.

Dengan bicara, kita bisa tau apa yang membuat sakit satu sama lain. Kita juga bisa menemukan jawaban atas pertanyaan2 yang kita buat sendiri karena melihat time line masing2.

Sungguh, jujur itu mendamaikan. Meskipun kadang terasa menyakitkan. Lagipula apa salahnya bicara?
Yang awalnya baik harus tetap kita jaga baik2 supaya tetap baik.

Ayok! Kita agendakan!
Kalau sudah siap, hubungi yaa..

Salam,
Bogel M
27 Juni 2017
03.03

Minggu, 25 Juni 2017

Usai Pertemuan Itu

Ketika semua orang mengatakan kamu berubah, bagiku kamu masih sama.
Aroma tubuhmu, senyummu, suaramu, pandangan matamu.
Semuanya masih sama. Tidak ada yang berubah.

Kalaupun mereka tetap memaksa mengatakan kamu berubah, barangkali hanya 1 yang aku pun sebenarnya ikut merasakan, tapi selalu berusaha aku elakkan. Duniamu. Ya, duniamu kini telah berubah. Bukan lagi tentang aku. Dan mungkin sudah tidak ada aku.

Memang berat sekali melepaskan.
Melepaskanmu bersama yang lain? Ah itu sudah pasti. Tapi aku masih bisa pura2 tegar hati.
Memang Berat sekali rasanya melepaskan. Ya, melepaskan tanganmu malam ini. Rasanya ingin tetap aku genggam dan memohonmu untuk tidak pergi lagi..

Usai pertemuan tadi,
Rasanya Seperti ada lubang, seperti ada bagian yang hilang.

Realitanya...
Aku memang harus melepaskanmu...

25 Juni 2017
Hari Raya 'Iedul Fitri
12.02